Ball-Playing Defender, Bek yang Mengolah Bola
Penjelasan Role Ball-Playing Defender
BPD adalah seorang bek yang memiliki tugas untuk ikut mengolah bola dan terlibat pada fase build-up. BPD adalah turunan dari peran libero yang begitu kompleks. BPD fokus pada kemampuan seorang bek untuk mengolah bola serta membantu build-up tim. Namun sebagai kompensasi, ia kehilangan kebebasan dan kesempatan untuk maju ke area gelandang. BPD masih berkontribusi pada build-up dari posisi bek.
Dahulu, tugas pemain bek hanya sebatas mencegah serangan musuh, bola yang direbut akan dioper secepatnya ke depan. Kemudian kemunculan libero membuka mata publik mengenai bek yang bisa melakukan tugas playmaking. Meskipun sebenarnya Italia sudah memainkan playmaker lebih dalam sejak lama, mengingat fakta bahwa regista muncul disana. Ide untuk melibatkan bek pada fase build-up sudah banyak diterima di banyak tempat.
Libero hadir sebagai sebuah peran spesial. Karena tidak dibebankan untuk menempel penyerang musuh, libero memiliki banyak waktu untuk membaca permainan lebih luas. Ketika bola ada di kakinya, ia siap untuk memberikan dampak lebih besar pada build-up tim, termasuk menjadi playmaker. Apa yang ditunjukkan oleh Franz Beckenbauer telah membuktikan itu. Ia mampu mendikte permainan dengan tetap solid mengorganisir pertahanan.
Namun pada kondisi dinamika taktik seperti ini, hampir tidak mungkin menempatkan pemain sebagai pemain bebas. Pemain yang bebas bisa berarti pemborosan karena seharusnya ia terlibat pada tiap fase, tidak bisa benar-benar bebas. Libero lantas mengalami penyesuaian pada posisinya dengan berfokus pada kemampuan mengatur permainan. Peran ini disebut ball-playing defender.
Ball-playing defender hadir sebagai bek yang tetap fokus mengorganisir pertahanan namun mampu mengolah bola. Ia akan ikut pada barisan pertahanan untuk menumpulkan serangan musuh. Ia juga akan membantu para gelandang dengan kemampuannya mengolah bola. Ia bisa menjadi opsi passing, atau bahkan mengirimkan umpan krusial kepada pencetak gol.
Ball-Playing Defender dalam Football Manager
Menerapkan Ball-Playing Defender
Ball-playing defender dijalankan oleh pemain di posisi bek tengah (DCL, DC, dan DCR). Ia akan bergabung dengan garis pertahanan, menghentikan pemain musuh, serta mengamankan pertahanana dari bahaya.
Dengan tugas defend, ball playing defender akan fokus pada garis pertahanan. Ia akan menempel musuh, merebut bola darinya, serta menghentikan serangan masuk lebih dalam.
Dengan tugas stopper, ball playing defender lebih berani untuk keluar mengejar musuh yang masuk wilayahnya. Menutup ruang geraknya sebelum menjadi lebih berbahaya.
Dengan tugas cover, ball playing defender akan lebih sabar bergerak berjaga-jaga bila ada ada umpan terobosan yang menembus garis pertahanan. Ia akan menyapu bola liar itu serta mengambil posisi yang dianggap perlu.
Ball playing defender mirip dengan libero (peran di FM) yang bisa mengolah bola dan menginisiasi serangan balik. Bedanya ball playing defender melakukan itu di posisi bek atau garis paling belakang. Sedangkan libero melakukannya di posisi yang lebih tinggi sejajar gelandang.
Gaya Bermain Ball-Playing Defender
| atribut ball playing defender - cover |
| atribut ball playing defender - defend |
| atribut ball playing defender - stopper |
Ball playing defender memiliki tugas utama untuk bertahan. Ia akan terus memantau permainan (anticipation) dan siap siaga jika musuh datang menyerang (concentration). Ketika musuh menyerang, ia akan bergabung dengan barisan pertahanan (positioning). Menutup ruang gerak musuh (marking) serta menjegalnya (tackling). Ia juga berani untuk berduel dengan musuh memperebutkan bola (bravery, strength) termasuk bola udara (heading, jumping reach). Dalam bertahan, ia memerlukan ketenangan serta pengambilan keputusan (composure, decision) agar mampu mengatasi tekanan musuh.
Tugas stopper membuatnya maju lebih agresif menghadang pergerakan musuh (aggression). Tugas cover membuatnya lebih sabar dalam mengatur pertahanan dan bersiap jika harus menyapu bola atau menutup celah secepatnya (pace). Tugas defend akan membuatnya lebih seimbang dan lebih fokus dalam menjaga garis pertahanan.
Saat menerima bola, ball playing defender berusaha untuk tidak panik (composure) dalam mengontrol bola sebaik mungkin (first touch). Ia membantu build up dari posisi bek. ia akan melihat lebih jauh (vision) untuk menemukan target umpan yang terbaik. Serta mengeluarkan teknik terbaikya (passing, technique) untuk memastikan bola itu sampai ke tujuan.
Trait untuk Ball Playing Defender
Trait yang cocok untuk ball playing defender
- Tries to play out of trouble; pemain cenderung mengumpan ke depan, bukan membuang bola jauh asal-asalan,
- Tries long range passes; membantu efektifitas pemain dalam menemukan target yang jauh,
- Tries killer ball often; membuat pemain mengirimkan umpan terobosan yang lebih berani,
- Dives into tackles; membantu efektifitas tackling, terutama tugas stopper,
- Marks opponent tightly; membantu efektifitas marking atau menutup ruang gerak musuh.
Memaksimalkan Peran Ball Playing Defender
Meski fokusnya ikut mengolah bola, jangan lupakan skill bertahannya. Karena ia akan bertahan sepanjang waktu, sedangkan membantu serangan hanya sesekali.
Jangan gunakan playmaker di posisi DM, karena bisa saling menyedot rebutan bola. Selain perannya yang jadi kurang efektif, bola juga jadi terlalu lama di belakang dan lambat dihantarkan ke depan.
Posting Komentar
Posting Komentar