Sweeper Keeper, Si Kiper Gabut
Penjelasan Role Sweeper Keeper
Sweeper Keeper adalah peran penjaga gawang yang bermain lebih aktif ke luar kotak penalti dan bertindak layaknya outfield player. Ia adalah peran kiper yang revolusioner karena tidak lagi menjadi tiang gawang ketiga, ia lebih dari sekedar penghalau tembakan. Dengan bermain lebih berani ke depan, ia mampu menyapu bola liar sebelum masuk ke area rawan, membantu penguasaan bola, bahkan menemukan ruang tembak bagi dirinya. Sweeper keeper menjalankan mandat sebagai penyerang pertama dari tim.
Pada kondisi bertahan, kiper akan berjaga di belakang barisan bek. Namun dalam posisi menyerang, ruang ini akan semakin meluas seiring bek yang ikut melakukan high press. Biasanya ada satu bek yang akan mengurus ruang ini, namun dengan penyesuaian taktik offside maka kiper didorong untuk mengemban tugas ini. Sweeper keeper hadir sebagai peran itu.
Sweeper keeper tumbuh subur pada taktik possession, ia tidak lagi menjadi pemain pengangguran di bawah mistar. Ia lebih berani keluar untuk menjegal musuh dengan timing yang tepat, serta mengolah bola membantu fase build-up.
Peran ini pertama kali populer dijalankan oleh kiper legendaris Gyula Grocics. Melalui tangan dinginnya, tim The Mighty Magyar hanya menelan 1 kekalahan selama 6 tahun penampilan. Timnas Hungaria itu juga diisi oleh pemain sekaliber Puskas dan Hidegkuti yang membuat penyerangan lebih mematikan dan tim bermain lebih dominan di depan. Dengan permainan dominan ini, area belakang bek menjadi lebih renggang. Mengingat di era1950an itu belum populer formasi 4 bek atau pern sweeper, maka Grosics mengambil peran untuk mengontrol area kosong tadi. Menyapu bola liar dari musuh yang bermain long-ball.
Dengan keberanian untuk maju dan bermain dengan bola, peran ini berevolusi menjadi lebih eksentrik. Sebut saja Bruce Gobbelar, pahlawan Liverpool, dan Rene Higuita, si tendangan skorpion. Keduanya terkenal untuk berani melangkah maju dalam menghalau tendangan serta gaya flamboyan saat menggiring bola. Manuel Neuer disebut sweeper keeper yang paling mutakhir dengan kemampuan kontrol dan distribusi bola, dari kakinya ia mampu memulai build-up dan serangan tim.
Keberanian untuk maju (rushing out) menjadi modal utama sweeper keeper. Kemampuan lain akan menunjang permainannya ketika di depan, seperti mengolah bola dengan nyaman, menghadapi tekanan, dan mengambil keputusan dengan presisi.
Sweeper Keeper dalam Football Manager
Menerapkan Sweeper Keeper
Sweeper keeper adalah peran seorang kiper (GK). Tugas utamanya adalah mengahalu bola agar tidak masuk ke gawang, namun ia berani bergerak lebih maju untuk mendukung permainan lebih luas, terutama saat fase menyerang.
Dengan tugas defend, sweeper keeper akan bermain dengan hati-hati. Ia berani untuk maju menghalau serangan musuh saat bola memasuki kotak penalti. Dalam fase menyerang, ia hanya berjaga-jaga di dalam kotak penalti.
Dengan tugas support, sweeper keeper akan berani melangkah keluar kotak penalti untuk mendukung possession. Ia menawarkan opsi umpan untuk meredam pressing musuh, melancarkan penguasaan bola, termasuk memulai serangan balik.
Dengan tugas attack, sweeper keeper berani melangkah lebih jauh ke depan. Ia lebih nyaman untuk menggiring bola melewati beberapa musuh sebelum mengumpan ke pemain depan. Ia bermain layaknya pemain ball-playing defender.
Opini penulis, perbedaan tugas pada sweeper keeper menunjukkan tingkatan. Pada tingkat attack, sweeper keeper akan melakukan apa yang dilakukan pada tugas defend dan support. Tugas defend identik dengan rushing out di dalam kotak penalti, tugas support berkaitan dengan play out (passing) keluar kotak, dan tugas attack berkaitan dengan dribbling dan playmaking.
Keutamaan peran ini adalah kemauannya untuk maju menghalau bola sebelum menjadi ancaman yang lebih berbahaya. Ia akan memotong umpan sebelum mencapai titik krusial, dan menutup ruang gerak striker musuh sebelum ia mampu menguasai bola. Dengan berani melangkah maju keluar, maka serangan musuh bisa patah lebih awal, dan possession bisa segera dipastikan.
Kelebihan lainnya adalah sweeper keeper bisa menjadi pemain tambahan, atau pemain outfield ke-11. Ia bisa menjadi lapisan bertahan tambahan. Ia juga bisa menjadi opsi tambahan dalam menjaga penguasaan bola, termasuk meregangkan pressing musuh.
Sweeper keeper juga memiliki efek kejut. Sebagai kiper, ia tidak diprediksi untuk mengolah bola layaknya outfield player sehingga ia bebas dari man-marking musuh. Ini memberinya kesempatan untuk menggiring bola ke depan dengan bebas kawalan, mendukung build-up tim dengan cara yang berbeda.
Peran ini memberikan keuntungan yang besar, namun juga memiliki resiko yang sebanding. Pergerakannya ke depan akan membuat posisi gawang menjadi kosong. Ini menjadi celah yang sangat riskan dimanfaatkan musuh. Skill kiper, koordinasi pertahanan, serta potensi musuh menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan taktik dari peran ini.
Gaya Bermain Sweeper Keeper
| atribut sweeper keeper - defend |
| atribut sweeper keeper - support |
| atribut sweeper keeper - attack |
Sweeper keeper akan sering bergerak maju (rushing out), untuk itu ia perlu melihat situasi permainan secara luas dan cermat (vision, anticipation). Ia juga perlu kecepatan dan sentuhan yang bagus (acceleration, first touch) untuk memenangkan bola ketika berhadapan dengan penyerang musuh (one on ones).
Sweeper keeper suka mengolah bola di kakinya, ia membutuhkan ketenangan (composure) untuk mengamankan bola yang dikuasai. Ia juga perlu menemukan target umpan dengan baik (decision, vision) supaya possession tidak hilang. Sweeper keeper dituntut memiliki kemampuan umpan yang akurat, ia juga masih akan mendistribusikan dengan bola jauh (kicking) atau lemparan (throwing).
Pada tugas attack, sweeper keeper akan bermain dengan lebih ekspresif dalam memberi kejutan (eccentricity).
Trait untuk Sweeper Keeper
Trait cocok untuk sweeper keeper
- Avoid using weaker foot; untuk menghindari blunder jika menggunakan kaki lemah,
- Plays ball with feet; kiper cenderung menjatuhkan bola untuk bermain dengan kakinya.
Trait opsional
- Uses long throws to start counter attack; jika ingin memulai serangan balik secepatnya,
- Winds up opponent; berguna untuk membuat musuh frustasi,
- Gets crowd going; menambah moral.
Memaksimalkan Peran Sweeper Keeper
Perhatikan ruang di belakang bek ketika mengatur tugas sweeper keeper, pastikan ia bisa berkontribusi efektif tanpa mengundang banyak resiko.
Perhatikan juga skill sweeper keeper terutama yang berkaitan dengan mengolah bola. jangan sampai skill issue membuat sweeper keeper melakukan banyak blunder. Perhatikan juga potensi musuh untuk menyerang balik.
Sweeper keeper tidak cocok melawan musuh yang superior apalagi sering menekan. Sweeper keeper akan maju-maju tidak jelas saat tim bertahan secara solid. Mungkin maksudnya untuk rushing out, tapi ini akan membuat gawang terbuka dan beresiko diekploitasi musuh.
Posting Komentar
Posting Komentar