Laporkan Penyalahgunaan

Penjelasan Role - Inside Forward

Inside Forward, Striker Rasa Winger

Penjelasan Role Inside Forward

IF adalah peran modifikasi dari penyerang. Ia bermain lebih melebar untuk menghindari perhatian musuh. IF akan bermain di pinggiran kotak penalti, menciptakan dan mengeksekusi peluang dari sana. Kekuatan utamanya adalah kegesitan mencari celah di area halfspace serta ketajaman mengeksekusi bola. Dengan sering bermain di sisi lebar, tidak akan ada musuh yang menyangka bahwa inside forward sudah menunggu di kotak penalti.

Peran inside forward telah ada sejak awal sepakbola. Pada masa itu striker utama bermain sebagai garis terdepan dalam menekan musuh, kemudian ada winger yang menjadi pemain paling luar di sisi kiri dan kanan. Sekilas muncul kotak imajiner yang dibentuk oleh pemain tadi. Para pemain penyerang lainnya akan bermain di dalam kotak itu, makanya mereka disebut inside forward. Inside forward ini mengisi ruang antara striker tengah dan winger (halfspace), serta sedikit ke belakang untuk menambal ruang yang kosong. Inside forward ini menjadi pengawal striker utama dalam menekan musuh serta merebut bola liar yang terjadi.

Pada perkembangan taktik, pemain inside forward ini dimainkan lebih ke belakang hingga menjadi gelandang. Inside forward pun menghilang seiring berkembangnya taktik pertahanan dan gelandang. Mereka ditarik ke posisi dan peran yang berbeda. Penyerang utama pun kehilangan pengawalnya sehingga tugas mereka di depan ikut bermutasi.

Uniknya, peran inside forward kembali muncul dari mutasi penyerang utama itu sendiri. Inside forward modern muncul sebagai variasi striker yang bermain lebih melebar. Ia mencari celah diantara bek tengah dan bek sayap, berusaha memancingnya untuk menggoyahkan pertahanan musuh yang disiplin.

Cristiano Ronaldo di Manchester United dipercaya sebagai salah satu inside forward modern terbaik. Di atas kertas ia bermain sebagai sayap, namun di lapangan ia sering berada di kotak penalti lawan. Ketika musuh sibuk dengan pertukaran posisi antara Rooney dan Tevez, Ronaldo datang dari sudut yang tidak terdeteksi untuk mencetak gol. Pada perkembangan karirnya, Ronaldo semakin sering bermain sebagai striker utama di tengah dengan banyak melakukan dribbling. Mo Salah di Liverpool juga sering menjalani peran ini, Ia memulai permainan lebih lebar untuk menerima bola kemudian menembus jantung pertahanan lawan dan menyisakan ruang di samping untuk Alexander-Arnold.

Kekuatan utama inside forward adalah kemampuan mencari celah serta tendangan diagonal dari sisi gawang. Ia mencari celah di pinggiran kotak penalti dan menunggu umpan matang. Posisinya yang luput dari penglihatan kiper, membuat tiap tembakan yang dilakukan semakin berbahaya.

Inside forward ahli dalam merusak pertahanan lawan. Ketika bertarung dengan bek lawan, fokusnya bergeser pada bek sayap milik musuh. Ia akan berusaha memancingnya untuk meregangkan pertahanan musuh. Wilayah halfspace menjadi habitatnya dalam membantu build up serta mengeksekusi peluang.

Opini penulis, game football manager yang meletakkan posisi inside forward di area winger membuat persepsi orang-orang untuk menyamakan inside forward dan (inverted) winger. Padahal inside forward sejatinya adalah penyerang tengah yang terdorong ke pinggir (wide-lying forward). Sama seperti shadow striker atau deep-lying forward yang wilayah operasinya lebih dalam ke area gelandang. Inside forward bukan pemain lebar yang bergerak naik ke kotak penalti musuh. Ia sudah ada di kotak sejak awal namun sedikit melebar untuk menghindari perhatian musuh. Meskipun ia memang sering bergerak lebih lebar untuk menarik bek musuh.

Inside Forward dalam Football Manager

Menerapkan Inside Forward

Pada game football manager, inside forward bisa diaktifkan dengan meletakkan pemain di posisi advanced winger (AMR dan AML). Inside forward akan akan lebih sering bergerak di area halfspace dan mendobrak pertahanan lawan dari posisinya.

Dengan tugas support, Inside forward akan bermain untuk merusak pertahanan musuh. Ia akan menyelinap ke belakang pertahanan musuh dan berkeliaran disana, menggiring bola untuk mengacak-acak formasi musuh, mengirim umpan terobosan diagonal, dan melesakkan bola ketika sudah mencapai depan gawang.

Dengan tugas attack, inside forward akan melancarkan serangan gerilya. Ia akan sering penetrasi untuk menyambut umpan yang datang. Kemudian membawa bola mencari ruang tembak yang ideal. Ia juga bisa dribbling atau passing tergantung kondisi yang tercipta, terus menebar kepanikan untuk musuh.

Keutamaan inside forward adalah kemampuannya menembus pertahanan musuh, terutama sisi samping. Ia akan banyak bermain di belakang pertahanan bek sayap musuh. Mengekploitasi ruang disana untuk menciptakan peluang.

Keuntungan lainnya adalah menghukum bek sayap musuh yang maju. Inside forward akan menekan garis pertahanan musuh di area sisi, ini menuntut bek sayap musuh untuk selalu siaga. Jika bek itu bermain lebih maju, maka ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan oleh inside forward.

Inside forward dan inverted winger sering tertukar karena sama-sama mengancam dari sisi lebar. Perbedaan paling jelas adalah perlakuan terhadap bek sayap musuh. Inside forward adalah penyerang yang selalu berusaha menembus garis pertahanan musuh. Fokus posisinya adalah area halfspace dan menunggu umpan datang di sana. Sedangkan (inverted) winger bertugas menjaga kelebaran dan membawa bola dari bawah ke atas. Inverted winger tidak ngotot menembus bek sayap musuh, ia akan berbelok ke tengah dan menciptakan peluang disitu.

Raumdeter juga bermain mengeksploitasi wilayah sayap dan mengecoh bek sayap musuh. Bedanya raumdeter (wide poacher) fokus mencetak gol dan tidak berkontribusi pada build-up atau mendukung teman. Sedangkan inside forward (wide-lying forward) masih berbagi peluang dengan rekan untuk tujuan mencetak gol.

Wide target forward bermain lebih lebar dan lebih statis, sedangkan complete forward lebih luas dibandingkan inside forward yang lebih berfokus di area halfspace.

Gaya Bermain Inside Forward

Dalam kondisi bertahan, inside forward tidak terlalu banyak berkontribusi kecuali ikut melakukan pressing menutup ruang gerak musuh di arenya. Ia juga bisa menyibukkan bek sayap musuh agar tidak maju.

Ketika tim memegang bola, inside forward akan bergerak naik dengan masih di sisi lebar (pace). Namun semakin ke atas, pergerakannya akan mengerucut ke tengah. Tapi jika ada bek yang menempel, ia akan bergerak melebar untuk mengecoh pemain itu. Di sepertiga akhir, inside forward akan perlahan masuk ke dalam kotak penalti musuh. Kadang juga ia akan menarik bek musuh untuk menciptakan ruang lebih lebar. inside forward akan terus aktif mencari celah kosong di dalam kotak penalti (off the ball). Ketika bola ada di sisi seberang, ia akan memperhitungkan waktu untuk menusuk lewat sisi kotak penalti menerima umpan crossing (anticipation). Inside forward dengan tugas attack lebih sering menerobos pertahanan lawan untuk menyambut umpan yang datang.

Ketika melihat umpan datang, ia akan mengejarnya (acceleration) dan langsung menembaknya ke gawang (longshot, finishing). Namun jika ruang tembak kurang ideal, ia akan menahan bola di kakinya (first touch, composure, balance). Kemudian bergerak untuk mencari ruang tembak yang bagus (dribbling, agility). Ia juga berani untuk menciptakan umpan beresiko di wilayah musuh (passing, take more risk). Teknik dan kreatifitas tinggi (technique, flair) membantunya untuk memecah kebuntuan di wilayah lawan.

Trait untuk Inside Forward

Trait yang cocok untuk inside forward

  • Tries first time shoot; pemain akan langsung tendang ke gawang saat menyambar bola,
  • Runs with ball often; menebar ancaman menggunakan manuvernya,
  • Tries killer ball often; sejalan dengan instruksi take more risk.
  • Cuts inside from lef/right/both wings; cocok untuk gerakannya mengerucut ke depan gawang musuh,
  • Tries trick; supaya pemain makin sulit ditebak,
  • Curls ball; melakukan tendangan melengkung ke gawang,
  • Get into opposition area; pemain akan sering berada di kotak penalti musuh,
  • Gets forward whenever possible; untuk tugas attack agar sering melakukan penetrasi.

Trait opsional

  • Places shot dan shoot with power; jika ingin menambah akurasi atau kecepatan tendangan,
  • Shoot form distance; jika ingin pemain sering menembak dari jauh,
  • Moves into channel; untuk tugas support, jika ingin menarik musuh dan memberikan ruang bagi rekan,
  • Knock ball past opponent; salah satu cara yang bagus untuk melewati lawan,
  • Uses outside of foot; untuk menambah opsi/skill dalam melakukan shooting,
  • Attempt overhead kick; karena sering menyambut bola, melakukan salto sepertinya cukup keren.

Trait tidak cocok

  • Hugs line; harusnya fokus ke tengah
  • Plays no through ball; tidak cocok untuk tugasnya mengirim umpan mematikan.

Memaksimalkan Peran Inside Forward

Gunakan pemain yang cepat serta jago dribbling untuk peran ini supaya ia bisa menembus pertahanan secepatnya.

Di sisi seberang, gunakan pemain dengan skill crossing yang bagus. Juga suruh untuk mengirim crossing lebih sering ke area far post dimana inside forward berada. Inside forward akan menerima crossing lebih banyak sehingga lebih banyak peluang yang tercipta.

Gunakan wing back di sisi yang sama, untuk mengekploitasi ruang yang ditinggalkan inside forward. Jika menggunakan full back, ia tidak maju sejauh yang dilakukan wing back.

Inside forward memiliki efek kejut karena bermain dari sisi lebar kemudian masuk ke tengah. Sediakan ruang di tengah untuknya agar perannya efektif.

Inside forward efektif untuk melawan musuh yang menggunakan peran wingback, daripada fullback. karena wing back musuh akan sedikit maju memeberikan ruang bagi inside forward. Sedangkan fullback akan menutup ruang sehingga lebih sulit ditembus oleh inside forward.

Related Posts

Posting Komentar