Libero, Bek yang Suka Maju
Penjelasan Role Libero
Libero adalah seorang bek yang tidak memiliki tugas bertahan secara spesifik, ia bebas menentukan peran nya dalam membantu pertahanan tim. Libero sering dikaitkan dengan peran sweeper karena lebih sering menunggu momen, padahal libero bisa berperan lebih agresif. Sebagai bek yang tidak memiliki tugas khusus, ia bebas membantu tim dalam bentuk apapun, termasuk ikut maju saat tim menguasai bola, dan mungkin saja ikut mencetak gol. Libero akan lebih sering berada lebih depan dari bek lainnya.
Libero berkembang di Italia sekitar dekade 50an sebagai ide dasar dari konsep taktik Catenaccio, Namun ide awalnya berasal dari swiss dengan istilah verrou (bahasa swiss, artinya baut pengencang). Catenaccio sendiri berarti kunci gerendel. Keduanya sama-sama bisa bergerak bebas, namun pada satu kondisi akan mengunci semua benda di sekitarnya menjadi diam tak bergerak. Libero bukan bek cadangan, atau bek lapisan kedua. Tapi ia adalah jiwa dari sistem pertahanan itu sendiri.
Pada Olimpiade 1936, Karl Rappan melatih timnas Swiss yang merupakan tim lemah. Ia meletakkan satu bek tambahan di belakang formasi 3 bek. Merubah formasi umum WM (3-2-2-3) kala itu menjadi 1-3-3-3. Satu bek tambahan ini disebut ‘verrou’, yang bertugas menjadi bek tambahan dalam menghadang musuh. Ide ini tidak berkembang karena kurangnya diskusi sepakbola di Swiss, maklum Swiss bukan negara besar dalam hal sepakbola.
Hingga pada piala dunia 1950, saat itu Brazil hanya butuh hasil seri untuk menjadi juara dunia pada pertadingan melawan Uruguay. Brazil berhasil tampil superior dengan meraih skor fantatis 4-0, 7-1, 6-1 di pertandingan sebelumnya. Satu-satunya hasil minor adalah seri melawan Swiss, yang dilatih oleh Rappan dengan sistem Verrou-nya. Dan siapa sangka Uruguay menggunakan pendekatan yang ini dalam melawan Brazil di pertandingan terakhir. Akhirnya Brazil kalah secara mengejutkan. Taktik verrou dikaitkan dengan tragedi di stadion maracana ini. Kabar ini menjadi perbincangan dunia. Verrou menjadi salah satu pemicu fenomena di dekade mendatang, lahirnya Catenaccio dan Libero di Italia.
Seiring kesuksesan tim italia mendominasi eropa di dekade 60an. Libero mulai diadopsi oleh tim-tim eropa lainnya. Namun Catenaccio kurang disukai karena dianggap terlalu bertahan. Sayangnya, tidak banyak tim yang memiliki pemain sehebat Armando Picchi atau Cesare Maldini dalam mendukung gelandang dan memantik serangan balik. Libero hanya digunakan sebagai pemain terakhir di belakang yang menyapu bola liar (sweeper). Jadinya libero dianggap pemborosan di belakang. Namun perkembangan sesungguhnya dari peran libero ditunjukkan oleh apa yang terjadi di Belanda dan Jerman.
Di Belanda lebih tepatnya di Ajax, Velibor Vasovic menjalankan tugas sebagai libero, bek terakhir yang bergerak bebas. Dimana tempat asal Vasovic cukup familiar dengan bek yang mengolah bola (ball-playing defender). Dengan sentuhan totaalvoetbal dari Rinus Michel, Vasovic menjadi lebih agresif untuk maju menopang para gelandang. Ia mampu memuluskan strategi bertukar posisi dan saling mengisi dengan pemain lain. Menjadi cikal bakal dari seni pertahanan agresif. Bersama Cruyff dan Neeskens, Vasovic mengantrakan Ajax meraih hatrick juara Liga Champion Eropa.
Di Jerman, Franz Beckenbauer juga menjalankan peran libero yang lebih agresif. Ia cenderung bermain lebih ke depan untuk menunggu bola liar yang lepas dari pemain gelandang. Ia akan menggiring bola ke depan, bukan hanya menyapu membuang bola jauh ke depan. Ia memiliki ketenangan dalam menjaga dan mengolah bola, serta umpan jarak jauh yang akurat. Rekor gol Gerd Muller pun banyak tercipta dari umpan-umpannya. Beckenbauer berhasil meraih Hatrick juara Liga Champion Eropa bersama Munchen.
Libero mampu mendominasi dunia. Dominasi Ajax hattrick juara Liga Champion 1971-73, dilanjutkan oleh Munchen yang juga hattrick dari 1974 hingga 1976. Lebih kerennya lagi, kedua negara asal klub itu, Belanda dan Jerman, bertemu di Final piala dunia 1974.
Meski libero lahir di Italia dan dibesarkan oleh Catenaccio. Sosok Vasovic dan Beckenbauer lebih dikenal sebagai peletak dasar dari peran ini. Sebuah peran bek superior yang mampu melihat permainan lebih luas. Ketika bertahan libero mampu menyapu bola-bola liar, kemudian menyisirnya ke depan untuk menopang para gelandang membangun sistem serangan.
Opini penulis, libero termasuk peran yang superior serta sulit untuk direplika oleh pemain lain. Dengan kompleksitas taktik era sekarang, sulit rasanya mengulangi sejarah hebat peran ini. Libero, dalam kacamata sekarang, sudah terpecah menjadi beberapa peran spesifik. Dari pemimpin pertahanan, penyapu bola, pengatur tempo, bahkan pencetak gol pamungkas. Dan untuk menghidupkan peran ini, maka pemain harus bisa menjalankan peran itu sekaligus. Dari apa yang ditunjukkan Picchi, Maldini, Beckenbauer, Vasovic, hingga Sammer. Libero lebih dari sekedar peran, tapi sudah menjadi seni dalam bertahan.
Libero dalam Football Manager
Menerapkan Libero
Libero pada football manager mungkin berbeda dengan pengertiannya di dunia nyata sekarang, mengingat jaman kejayaannya yang sudah cukup lama serta dinamika taktik yang terjadi. Secara gameplay, libero lebih di titikberatkan pada bek tengah yang berupaya bergerak lebih maju (advanced center-back) ketika fase possession.
Peran libero bisa diaktifkan dengan meletakkan pemain di posisi bek tengah (DCL, DC, dan DCR). Libero akan bermain seperti bek biasa saat bertahan. Bergabung dengan garis pertahanan serta merebut bola dari musuh. Namun saat tim memegang bola, ia akan maju menopang para gelandang. Ikut mengolah bola dan menjaga possession pada fase build-up.
Dengan tugas lebih menyerang (support di fm 24, atau attack pada beberapa versi sebelumnya), ia berani bermain lebih tinggi. Menjadi pemecah pertama gelombang serangan musuh, menawarkan opsi umpan, lebih berani menggiring bola, bahkan penetrasi hingga kotak penalti musuh.
Libero menawarkan tambahan keamanan karena berada lebih depan ketika transisi negatif. Ia sudah berada lebih depan ketika tim memegang bola, posisinya ini membuatnya lebih dekat kepada musuh, apalagi jika terjadi hilang bola di area gelandang.
Libero juga dapat memberikan tambahan jumlah pemain di area gelandang saat tim memegang bola. Ini membuat penguasaan bola di tengah menjadi lebih solid. Ketika libero memegang bola, musuh akan berkonsentrasi padanya, memberikan kesempatan pada rekan untuk lebih fokus maju ke depan. Ketika bola masuk sepertiga akhir, libero menawarkan opsi passing di tengah untuk menjadi pemecah kebuntuan.
Libero juga bisa beraksi layaknya playmaker di posisi paling belakang. Dengan akurasi passingnya, libero mampu mengantarkan bola langsung ke depan. Ini berguna bagi pelatih yang ingin memaksimalkan jumlah pemain di depan.
Untuk dapat memaksimalkan pergerakannya, perlu ada cover di area bek. Bisa dengan memainkan 3 bek tengah, sehingga masih ada dua bek lagi di belakang. Atau menarik bek samping untuk menutup celahnya.
Libero berbeda dengan bek stopper, karena ia tidak seagresif itu untuk mengejar musuh yang datang. Ia masih mengejar secara wajar kecuali diperintahkan seperti itu.
Ball-playing defender tidak akan maju seperti libero, meski sama-sama suka mengolah bola. Ball-playing masih bermain sebagai bek di garis pertahanan, atau garis paling belakang ketika tim menyerang.
Libero tidak seperti no-nonsense center back yang menyapu bola dengan instruksi more direct passing. Libero masih bermain secara seimbang dan terukur tergantung situasi.
Libero dan hal back bermain kebalikan. Ketika bertahan half back akan maju agresif menjegal musuh, sedangkan libero lebih pasif. Ketika menguasai bola, libero akan maju mendukung pemain depan, sedangkan halfback berjaga-jaga di belakang.
Gaya Bermain Libero
| atribut libero - support |
| atribut libero - defend |
Saat bertahan libero akan berfungsi seperti bek biasa. Ia akan bergabung dengan barisan pertahanan (positioning), menutup ruang gerak musuh (marking), dan menjegalnya (tackling). Ia juga memerlukan kemampuan untuk menghalau crossing musuh (heading, jumping reach, bravery, strength).
Ketika tim mendapatkan bola, libero akan melihat situasi untuk ikut maju ke tengah (anticipation, decision). Di tengah akan membantu rekan di depan dalam membangun build up (teamwork). Pada tugas defend, ia akan terfokus di tengah (hold position), jika tugasnya diganti ia akan lebih agresif untuk maju. Libero membutuhkan stamina dan konsentrasi yang prima agar dapat terus menyeimbangi permainan di tiap momen (stamina, concentration).
Ketika mendapatkan bola dalam pertahanan, ia berusaha tenang untuk menjaganya (first touch, composure). Kemudian membawa bola keluar dari daerah rawan dengan dioper ke rekan (passing, technique). Dengan tugas lebih agresif, ia kan mencari target umpan lebih jauh (vision) serta berani menggiring bola bola (dribbling).
Ketika tim kehilangan bola, libero berada di tengah dengan penuh waspada (concentration). Ia bersiap untuk menghalau bola yang datang. Jika bola datang dari arah lain, ia akan turun dan bergabung dengan garis pertahanan.
Trait untuk Libero
Trait yang cocok untuk libero
- Tries to play out of trouble; tidak buru-buru membuang bola, tapi passing. Membantu fase transisi postitif.
- Brings ball out of defense; tidak buru-buru membuang bola, tapi digiring ke depan. Membantu fase transisi positif.
- Tries long range passing; membantu fase build up dengan umpan jauh yang akurat.
- Tries killer ball often; membantu menciptakan peluang dengan umpan krusial.
Trait tidak cocok
- Marks opponent tightly; tidak cocok bila harus dibebankan menempel musuh spesifik.
- Stays back at all time; tidak cocok untuk tugasnya yang suka maju.
Memaksimalkan Peran Libero
Libero suka maju meninggalkan garis pertahanan, pastikan ada backup agar tidak terkena counter attack. Bisa dengan menggunakan 3 bek tengah, sehingga ada sisa dua di belakang. Atau menggunalan inverted fullback agar ia masuk ke tengah menutup lubang.
Jangan gunakan ball-playing defender atau playmaker di pos DM. Agar libero memiliki porsi cukup untuk memegang dan mengolah bola.
Jangan bermain dengan 2 pemain di pos DMC. Karena akan menutup ruang libero untuk maju. Juga jangan gunakan inverted wingback di sisi yang sama karena posisi majunya akan bertabrakan.
Posting Komentar
Posting Komentar