Target Forward, Tiang Pancang Serangan
Penjelasan Role Target Forward
Target Forward (Target Man) adalah peran penyerang yang bertugas untuk mempertahankan posisi di depan, dan menunggu bola di sana. Ia akan menjadi poros atau titik pantulan bola. Dengan kemampuan fisiknya, ia akan mengalahkan musuh dan mengamankan posisi depan agar tetap bisa digunakan oleh tim dalam menyerang. Pada situasi yang mencekam di depan, target forward hadir untuk menancapkan tiang pancang sehingga memberi pijakan solid pada penyerangan tim yang sangat dinamis.
Peran ini terjadi secara alami di dalam evolusi taktik. Penyerang pada umumnya akan bergerak dinamis mencari ruang kosong untuk mengejar peluang. Namun ada kalanya posisi di depan menjadi benar-benar kosong dan ini menjadi kurang efektif. Oleh karena itu perlu ada seseorang yang harus tetap berada di posisi depan, yang berfungsi menunggu bola untuk membantu build-up atau mengeksekusi langsung. Fungsi ini kemudian dikenal sebagai ‘target’ karena gerakannya yang statis menunggu bola di depan.
Dulu ada peran bernama ‘target man’ yang berfokus pada menunggu kiriman bola. Sekarang istilah target man makin meluas maknanya, semua pemain bisa disebut target man selama ia menjadi outlet dari suatu kiriman bola. Sedangkan peran itu kini disebut target forward.
Peran ini sudah ada sejak lama, namun menjadi populer pada era kick n rush di Inggris. Ketika itu sepakbola Inggris memiliki doktrin direct football yang mengirim bola secepatnya ke depan. Sehingga diperlukan satu pemain yang bertugas untuk menunggu bola di depan. Peran ini dikenal sebagai target forward, dibekali dengan kemampuan fisik yang kuat untuk berduel memenangkan perebutan bola. Budaya ini kemudian menyebar ke negara tetangga, Swedia dan Norwegia. Budaya inilah yang kelak melahirkan pemain seperti Ibrahimovic dan Haaland.
Popularitas target forward bertahan lebih lama, di Inggris muncul konsep duet “target man & quick man” atau “si kuat dan si cepat”. Konsep ini menjadi ide utama pada penerapan dua penyerang di banyak tim. Sang target forward menjadi penerima bola menggunakan kekuatan fisiknya, dan quick man mencetak gol dengan kecepatannya.
Target forward adalah penyerang bertipe fisik, atau mengandalkan fisik dalam memenangkan permainan. Ia akan bertarung melawan bek musuh untuk mendapatkan bola, memastikan bola mendarat dengan baik di bawah kendalinya. Jika target forward berhasil mendapatkan bola, maka artinya sudah banyak musuh yang dilewati. Sehingga peluang di depan semakin terbuka lebar. Makanya ia sering dijadikan pivot atau pemantul umpan dalam membangun serangan.
Target Forward dalam Football Manager
Menerapkan Target Forward
Target forward merupakan peran khusus para striker (STCL, STC, dan STCR).
Dengan tugas support, target forward akan menjadi tempat pantulan bola dimana ia akan merebut bola dengan kemampuan fisiknya kemudian mengoper ke teman yang berposisi lebih menguntungkan. Dengan tugas attack, selain mengumpan bola ke teman, Target forward juga ikut maju mencari peluang untuk dirinya mencetak gol.
Keutamaan target forward adalah kedisiplinannya untuk tidak keluar dari posisi. Sehingga tim tidak akan kehilangan pemain di pos terdepan. Akan selalu ada pemain di situ. Dengan begini, build-up yang cair akan selalu menemukan targetnya di depan. Baik itu sebagai ujung tombak, maupun sekedar poros pantul.
Target forward berguna menjadi poros serangan, menjadi titik pantul bola bagi rekan dibelakangnya. Target forward akan menerima bola, dan mengirimnya ke titik yang lebih baik. Ia sangat efektif mendukung serangan one-two. Hebatnya, ia juga bisa diandalkan jika disuruh mencetak gol.
Kelebihan lainnya dari target forward adalah kemampuannya dalam memancing musuh. karena fungsinya sebagai outlet serangan, ini bisa memaksa musuh untuk selalu menempelnya, dan kadang perlu dua musuh. Dan karena dimodali fisik yang kuat, ia bisa mengalahkan musuh dalam perebutan bola. Secara tidak langsung target forward telah membuka ruang bagi rekannya. Mirip false nine, hanya saja false nine melakukannya dengan menggunakan manuvernya. Apalagi false nine sering meninggalkan pos depan.
Fisik yang kuat berguna bagi target forward untuk mengganggu fase build-up musuh, seperti yang dilakukan pressing forward. Namun target forward tidak terlalu ngotot mengejar sampai jauh karena punya tanggung jawab menjaga posisi di depan.
Target forward dan deep-lying forward sama-sama mencari ruang di depan garis pertahanan musuh dan bermain lebih support, bedanya target forward menggunakan kekuatan fisik untuk memenangkan bola. Sedangkan deep lying forward menggunakan skill teknik, selain itu ia juga bergerak lebih luwes mencari rekan dan menjemput bola.
Poacher dan target forward sama-sama berkeliaran di kotak penalti musuh untuk mencari peluang. Jika poacher berusaha menghindari musuh supaya mudah menerima bola, target forward berusaha untuk menggeser musuh-musuh itu, menggunakan kekuaan fisik untuk memenangkan bola.
Gaya Bermain Target Forward
| atribut target forward - support |
| atribut target forward - attack |
Ketika bertahan, target forward akan menjadi ujung tombak yang terus menekan garis pertahanan musuh, mencoba merobek jebakan offside, serta menjadi tumpuan dalam serangan balik. Namun target forward dengan tugas support sesekali turun untuk menekan build-up musuh (aggression), atau menjemput bola.
Sebagai ujung tombak, target forward akan menekan garis pertahanan lawan ketika tim mendapatkan bola. Memasuki sepertiga akhir, target forward akan sejenak berhenti menekan, ia akan berkeliaran di dalam kotak penalti musuh untuk mencari celah (decision, off the ball). target forward dengan tugas attack biasanya akan melakukan penetrasi lebih sering dan lebih dini (get further forward). Target forward mengandalkan kekuatan fisik dan postur tubuh untuk memenangkan bola di dalam kotak penalti musuh (strength, bravery, jumping reach). Target forward juga pandai dalam membaca situasi dan pergerakan rekan (anticipation, teamwork), terutama pada tugas support karena ia akan menjadi poros pantulan bola kepada rekannya.
Target forward akan berusaha melompat setinggi mungkin (jumping reach) untuk memenangkan duel udara, lalu menyundulnya ke arah yang diinginkan (heading). Jika bola jatuh di kakinya, target forward akan menahan bola (first touch) dan mencari teman yang posisinya bagus (decision, teamwork). Ia jarang menggiring bola lama-lama (dribble less). target forward cenderung menunggu rekannya ikut menyerang (hold up ball), dan terkadang akan menjaga bola lebih lama sebelum menemukan opsi yang bagus (composure, balance). Target forward perlu dimodali kemampuan untuk memenangkan duel dengan musuh (bravery, strength). Target forward masih akan melakukan tembak ke gawang jika saatnya tiba (finishing), namun pada tugas attack ia akan lebih aktif mengejar peluang itu.
Saat tim kehilangan bola, target forward akan agresif mengejar bola itu meski tidak akan turun terlalu jauh (aggression, bravery). Namun kekuatan fisiknya mampu mengintimidasi lawan dalam membangun build up.
Trait untuk Target Forward
Trait yang cocok untuk target forward
- Winds up opponent; membully musuh supaya mereka makin tertekan,
- Gets into opposition area; membuat pemain selalu masuk kotak penalti,
- Runs with ball rarely; pemain akan fokus mencari rekan, atau langsung tembak gawang, tidak lama-lama menggiring bola,
- Plays with back to goal; menghadap ke belakang supaya lebih mudah menjadi titik pantulan bola,
- Does not move into channel; fokus di posisinya supaya teman mudah mencarinya.
Trait opsional untuk target forward
- Gets forward whenever possible; untuk tugas attack, jadi lebih sering penetrasi,
- Knock ball past opponent; membantu melewati hadangan musuh,
- Looks for pass rather than attampting to score; untuk tugas support agar lebih fokus membuat assist,
- Places shot, shoot with power, likes to round keeper, dan likes to lob keeper; membantu eksekusi akhir saat 1on1 dengan kiper musuh.
Trait yang tidak cocok untuk target forward
- Moves into channel; target forward harusnya tetap berada di posisinya daripada harus bergeser menarik musuh,
- Comes deep to get ball; target forward akan meninggalkan posisi awalnya,
- Arrives late in opposition area; target forward akan selalu terlambat mencapai posisinya.
Memaksimalkan Peran Target Forward
target forward adalah striker bertipe fisik, biasanya memiliki kelemahan dalam hal kecepatan. Pastikan ada pertner yang memiliki kecepatan untuk mengejar peluang yang tidak bisa dilakukan oleh target forward.
Fokuslah untuk menempatkan target forward selalu di posisinya, supaya rekannya mudah mencarinya. Perhatikan trait dan instruksi individu, serta bagaimana taktik memanfaatkan peran ini.
Gunakan umpan lambung (float crosses) untuk menciptakan lebih banyak duel udara, dan pastikan target forward punya kelebihan pada aspek ini.
Posting Komentar
Posting Komentar