Full Back, Bertahan Sepenuh Hati
Penjelasan Role Full Back
Full back adalah pemain bertahan di sisi lebar lapangan. Ia bertugas dalam menghadang musuh yang datang dari arah samping. Full back juga ikut berkontribusi saat tim membangun serangan dari samping. Full back juga terkadang ikut membantu serangan dan masuk kotak penalti musuh. Meski dibebankan lebih banyak tugas untuk membantu membangun serangan, ia tetap fokus menjalankan tugas bertahannya dengan sepenuh hati.
Full back mengalami pergeseran makna dari awal kemunculannya. Pada awalnya hanya ada dua jenis bek (pemain yang bertugas menghalau serangan musuh); half back untuk bek yang berada di tengah lapangan, dan full back yang berada di ujung atau dekat kiper. Dan seringnya full back berjumlah 2 orang karena formasi umum saat itu adalah 2-3-5. Kemudian muncul istilah bek ketiga yang ikut berada sejajar full back sebelumnya, menciptakan formasi WM (3-2-2-3). Pada perkembangan taktik selanjutnya, pelatih menurunkan satu gelandang ke bawah menjadi bek keempat, menciptakan formasi 4 bek.
Di atas kertas, full back asli tergeser ke sisi lapangan. Kemudian dua bek tengah disebut center back, dan bek di samping tetap disebut full back. Terkadang dua bek samping ini disebut wing back. Namun muncul peran wing back dengan konsep yang eksklusif. Maka full back pun menjelma menjadi peran dengan konsep tersendiri.
Full back adalah pemain bertahan yang beroperasi di sisi lebar lapangan. Karena posisinya itu ia memiliki tugas untuk membantu tim dengan cara khusus. Secara bertahan ia akan membentuk garis pertahanan dan menghalau musuh yang datang dari arah samping. Namun ia juga memiliki kontribusi dalam penyerangan, terutama dalam mendukung build-up dari samping lapangan. Full back juga bisa ikut ke kotak penalti musuh pada beberapa kondisi.
Full back merupakan gambaran standar tentang bagaimana seorang bermain di posisi itu sebelum menerima tugas yang lebih spesifik. Permainan yang seimbang dan fleksibel membuat peran full back jadi pilihan pertama para pemain di posisi itu.
Full Back dalam Football Manager
Menerapkan Full Back
Untuk menerapkan full back, pemain harus diletakkan di posisi bek samping (DL dan DR).
Full back akan fokus pada tugas bertahan, namun ia juga siap untuk maju membantu build-up di sisi lebar, bahkan ikut menyerang jika kondisi mengharuskan. Dengan tugas defend full back akan menjaga posisinya dengan mengirim umpan sederhana ke depan atau ke samping. Dengan tugas support akan berpartisipasi pada sisi lebar serta akan mengirim crossing jika memungkinkan. Pada tugas attack full back akan mengorbankan sedikit tugas bertahannya untuk maju ke depan dan mengirimkan umpan crossing cepat.
Keutamaan full back adalah fokus bertahannya yang disipilin. Meski ia sesekali ikut dalam build-up dan penyerangan, ia tetap teguh pada tanggungjawab pertahanannya. Ia bisa menangkal serangan dari sisi lebar lapangan. ia ikut dalam garis pertahanan dan akan ikut masuk ke kotak penalti saat kondisi makin genting.
Ketika tim menguasai bola, full back maju menambah jumlah di sisi samping, sehingga ia dapat menawarkan opsi passing. Menekankan possession di sisi itu, mengolah bola sambil menunggu celah terbuka. Full back juga siap untuk melakukan overlap dari sisi samping.
Perbedaan dengan wing back adalah full back bermental lebih bertahan dan penuh petimbangan untuk maju. Full back hanya akan maju jika bola dalam penguasaan, sambil memperhatikan kondisi rekan. Sedangkan wing back akan maju seketika bola didapatkan dan langsung menawarkan diri di posisi yang lebih depan. Wing back juga berkewajiban menjaga kelebaran sedangkan full back lebih fokus menghalau serangan dari segala arah.
Gaya Bermain Full Back
| atribut full back - support |
| atribut full back - defend |
| atribut full back - attack |
Pada saat bertahan, full back akan ikut dalam barisan pertahanan pada sisi samping pertahanan (positioning). Tugas utamanya adalah menutup ruang (marking) dan merebut bola jika musuh mendekat (tackling). Ia akan ikut masuk kotak penalti jika kondisi semakin genting.
Saat tim memenangkan possession, full back akan mendekat dengan bola menawarkan opsi passing (teamwork). Menambah overload di samping dan membentuk segitiga passing. Jika bola ada di sisi seberang, ia akan beroperasi di sisi lebar meski tidak fokus menjaga kelebaran. Full back akan naik dengan hati-hati, ia menunggu bola naik dahulu (anticipation, teamwork), baru kemudian ia ikut naik (work rate, pace, stamina). Saat bola memasuki sepertiga daerah lawan, full back akan beroperasi di luar kotak penalti mencari celah untuk memberi ancaman, sambil waspada serangan balik (anticipation, off the ball).
Ketika mendapatkan boebagimana ia juga perlu mengontrol bola dengan baik untuk menjaganya dari terjangan musuh (first touch, composure). Ia bisa mengolah possession dengan membentuk segitiga passing di sisi lapangan (passing, teamwork), sambil menunggu celah untuk melanjutkan aliran bola (anticipation, decision). Ia akan passing, crossing, atau membawanya ke tempat dengan peluang lebih bagus (passing, crossing, dribbling,technique). Pada tugas defend, full back akan menahan diri untuk maju (hold position). Padla di bawah, ia akan melewati sisi lapangan untuk membawanya ke depan. Di posisi lebih depan ia membutuhkan teknik dribbling yang cepat dan lincah untuk bisa melewaati musuh (dribbling, technique, acceleration, agility). Sa tugas attack, full back akan lebih banyak melakukan penetrasi ke (get further forward).
Saat tim kehilangan bola, full back akan mundur dan bergabung dengan garis pertahanan (positioning). Ia senantiasa membaca arah gerakan lawan di sisi pertahanan (concentration, anticipation) dan akan dan akan menutup ruang musuh yang masuk (marking). Serta ngotot untuk merebut bola dari nya (tackling). Pada tugas defend, fullback akan bermain lebih aman (take fewer risk) dan mengirim crossing dari posisinya yang lebih dalam (cross from deep). pada tugas attack, fullback lebih ngotot untuk melakukan spam crossing (cross more often).
Trait untuk Full Back
Trait yang cocok
- Play one-twos; membantunya overload di satu sisi, membentuk segitiga passing.
- Likes to switch ball to wide area; memudahkannya dalam melakukan switch play,
- Dives into tackles; supaya lebih greget merebut bola dari musuh,
- Tries to play out of trouble dan Brings ball out of defence; cocok pada permainan possession, pemain akan menjaga bola daripada membuangnya jauh-jauh.
Trait opsional
- Stays back at all time; tugas defend, untuk pemain yang disiplin menjaga pertahanan di belakang,
- Crosses early; tugas defend, mengirim crossing secepatnya,
- Gets forward whenever possible; tugas attack, membantu dalam melakukan penetrasi,
- Cross more often; tugas attack, pemain akan lebih yakin melakukan crossing.
Memaksimalkan Peran Full Back
Full back bertanggungjawab pada pertahanan, makanya skill bertahan menjadi krusial baginya. Ia juga harus dibekali skill lain tergantung tugas tambahan yang akan diberikan. Misalnya skill crossing jika ingin dia handl mengirim crossing.
Atribut vision bisa menambah jarak pandangnya. Dapat membantunya dalam menemukan target lebih jauh. Sangat berguna jika ia ditekankan untuk mengirim bola langsung ke depan.
Untuk bisa membentuk segitiga passing yang efektif, perlu ada pemain tengah yang beroperasi di halfspace serta satu pemain lebar di depan.
Fullback cocok dipasangkan dengan role winger di depannya, karena winger tetap menjaga area lebar. Role lain yang berusaha masuk ke tengah akan meninggalkan ruang di sisi lebar penyerangan, sedangkan full back tidak maju terlalu jauh. Sehingga full back kurang efektif mengcover area itu. Ia lebih fokus menjaga ruang di belakang.
Posting Komentar
Posting Komentar