False Nine, Memainkan Persepsi Musuh.
Penjelasan Role False Nine
False nine adalah peran penyerang unik yang berupaya mengalahkan bek musuh dengan cara mengelabuinya. Saat nomor 9 asli dikenal sebagai penyerang ujung tombak yang harus mencetak gol, maka bek musuh akan menempel ketat pemain ini. Namun 9 palsu tidak benar-benar ingin mencetak gol. Ia akan bergerak ke belakang ketika tim sedang menyerang. Dengan manuvernya itu, ia akan menarik bek musuh dan menciptakan ruang untuk dimanfaatkan pemain lain. Ia mengambil keuntungan dengan menipu persepsi lawan. Ia mungkin tidak setajam penyerang lainnya dalam mencetak gol. Namun kelebihannya pada aspek lain dapat membantu tim dalam mencapai hal yang lebih hebat.
False nine sudah ada sejak lama. Namun yang pertama populer adalah Matias Sindelar, ujung tombak legendaris Wunderteam Austria era 1930an. Ia dijuluki ‘si tukang pos’ (postman) karena area pergerakannya yang luas, sehingga ia tampak ada dimana-mana, seperti sedang mengantarkan pos ke tiap pelosok. Pergerakan Sindelar ini menyebabkan pemain bek lawan kewalahan mengejarnya, karena ia selalu berada selangkah lebih depan. Ketika ia bergerak menjauh dari posisi awalnya, maka rekannya akan mengisi posisi penyerang tengah yang ditinggalkan itu. Menciptakan formula serangan yang sulit diimbangi musuh.
Role ini juga sempat populer lagi di AS Roma jaman Spaletti dan Totti. Krisis penyerang yang dialami Spaletti memaksanya memainkan Totti, yang aslinya gelandang serang, sebagai striker. Pada penerapannya di lapangan, Totti lebih banyak bergerak mundur saat serangan terjadi, mengaburkan batas posisi dari seorang striker. Ini mengakibatkan bek musuh terpancing keluar, dan memberi kesempatan rekan lain untuk masuk menyerang. Formasi cukup fenomenal kala itu karena keberhasilannya menipu banyak lawan.
Juga ada Firmino di Liverpool, pergerakannya yang cerdas membantu Salah dan Mane mengeluarkan potensi terbaiknya dan menjadikan mereka trio yang padu. Firmino piawai dalam menentukan kapan harus mencetak gol sendiri, dan kapan harus memberi ruang bagi penyerang lain.
Ciri utama nomor 9 palsu adalah fokusnya saat tim sedang bertahan. Ia akan konsisten menekan garis pertahanan musuh, mencari peluang serangan balik dan bersiap melahap jebakan offside. Ia menanamkan persepsi sebagai nomor 9 asli saat musuh menyerang. Namun kulit aslinya kan nampak ketika tim memperoleh bola dan mulai bergerak naik. False nine akan bermanuver taktis untuk mengecoh bek musuh, menariknya keluar posisi supaya pertahanan musuh goyah.
False nine cocok pada serangan cepat, memanfaatkan persepsi musuh sebelum mereka menyadarinya. Pada serangan lambat, atau musuh yang disiplin menjaga garis pertahanan, penyerangan seperti ini akan tampak hambar karena musuh sudah lebih waspada. Tanpa persepsi yang kuat dari musuh, maka musuh akan memperlakukan false nine seperti gelandang serang yang dibiarkan mundur, bukan seperti nomor 9 asli yang harus selalu dikejar.
False nine adalah contoh nyata bahwa striker yang bagus, pada sepakbola modern, tidak dinilai dari kemampuan mencetak gol saja. Ada aspek lain yang berkontribusi pada pencapaian tim. Dan false nine melakukannya dengan mencengkeram perhatian musuh agar tim bisa menikam dari arah lain.
False Nine dalam Football Manager
Menerapkan False Nine
False nine adalah role penyerang. Role ini bisa diaktifkan untuk pemain yang berada di posisi depan (STCL, STC, STCR). False nine akan selalu berada di posisi paling depan, namun ketika tim menyerang, ia akan bergerak mundur atau ke arah lain untuk menarik bek musuh keluar. Tujuannya agar ada ruang yang bisa dimanfaatkan pemain lain seperti dari posisi sayap atau gelandang. Atau untuk dirinya sendiri memberikan waktu dan ruang gerak yang lebih leluasa.
Keutamaan false nine adalah pergerakannya yang anomali, yang bisa menarik bek musuh untuk keluar dari posisinya. Strategi lumayan efektif untuk mengg pertahanan musuh, sehingga membuka celah di bebagai titik untuk dimanfaatkan baik secara penetrasi maupun secara umpan terobosan. Baik itu melibatkan false nine atau tidak. Yang pasti false nine menciptakan reaksi berantai yang bisa diarahkan untuk keuntungan tim.
Sama seperti penyerang asli secara umum, ia akan terus berada di titik paling atas untuk menekan garis pertahanan lawan. Yang membedakan adalah pergerakannya saat menyerang. Ia tidak benar-benar fokus mencetak gol. Ia akan menggunakan kemampuannya untuk membaca permainan musuh, dan membawanya ke arah yang menguntungkan. Ia akan menarik bek musuh kelaur dari garis pertahanan nya. Memberikan kesempatan menyerang kepada pemain lain. Ketika musuh sudah melupakannya, ia akan kembali muncul sebagai penyerang tajam lagi.
False nine bisa menjadi solusi bagi striker yang sering dikurung musuh. Daripada berupaya keras keluar dari kepungan itu, lebih baik bek-bek itu ditarik saja sekalian supaya pemain lain bisa memanfaatkan celah yang terbuka.
Perbedaannya dengan second striker adalah false nine lebih aktif mengkreasikan peluang bagi rekan, sedangkan second striker lebih fokus pada merespon peluang yang diciptakan atau terjadi didepan gawang musuh, serta bermain lebih luas untuk mengejar peluang itu.
Perbedaannya dengan deep-lying forward adalah false nine lebih fokus pada gawang, sedangkan deep-lying forward fokus menyatukan hubungan antara rekan-rekannya. False nine fokus supaya bek musuh bisa mengejarnya, tidak melihat siapa yang akan mengisi ruang tersebut. False nine juga akan fokus menggiring bola ke depan saat masih di bawah. Sedangkan deep-lying forward ketika mendapatkan bola akan mencari rekannya untuk dioper. Ia akan mengisi ruang yang kosong dengan tujuan utamanya mempererat hubungan antar-lini.
Gaya Bermain False Nine
| atribut false nine - support |
Ketika bertahan, false nine tidak terlalu membantu dalam mendukung pertahanan. Ia sesekali akan membantu menutup ruang di tengah saat tim bertahan. Namun cenderung menunggu lebih depan jika ia striker tunggal.
Ketika tim mendapatkan bola, ia akan ikut naik sebagaimana ujung tombak. Ia akan mendekati atau menempel bek musuh sebagai target untuk dikelabui. Ia ikut menekan garis pertahanan musuh ketika bola mulai naik. Namun ketika bola sudah memasuki sepertiga akhir, ia akan melihat situasi (anticipation, teamwork) bermanuver menuju ruang kosong untuk menarik bek tadi (decision, off the ball). Ia bisa berhenti agar musuh tidak ikut mundur, atau ke samping agar membuk celah. Jika berhasil mengikat musuh untuk keluar mengejarnya, ia akan mundur lebih dulu sebelum bola naik. Karena pergerakannnya yang mundur ke belakang ini, ia sering terlihat seperti gelandang serang.
Ketika membawa bola, ia akan bergerak ke depan (dribble more). Saat memasuki daerah sepertiga musuh, ia akan menjalankan tugas utamanya untuk mengecoh bek musuh. Berpikir kreatif untuk menentukan arah/posisi yang dituju (decision, flair). Pertama-tama ia perlu kontrol bola yang baik untuk menjaga bola di kakinya (first touch, accelaration, composure). Kemudian ia perlu skill untuk bermanuver dengan yang lincah (dribbling, agility, balance). Terakhir adalah kemampuan mengirim umpan krusial (vision, passing, technique, take more risk). Sebagai penyerang, ia juga akan masih akan menembak bola ke gawang (finishing).
Ketika bertahan, ia akan menutup ruang di tengah sebagai respon pertama kehilangan bola. Namun jika posisinya terlalu atas, ia akan terlambat turun karena masih mengharapkan serangan balik.
Trait untuk False Nine
Trait yang cocok untuk false nine
- Dwells on ball; berlama-lama dengan bola, cocok untuk untuk menantang respon musuh,
- Stops play; berhenti mendadak ketika menggiring bola, cocok untuk mengelabui musuh,
- Tries trick; meningkatkan kreatifitasnya dalam menggoyahkan pertahanan musuh,
- Dribble more; mendukung tugasnya untuk menggiring bola ke posisi yang bagus,
- Tries killer ball often; membuatnya lebih yakin untuk mengirim umpan krusial.
Memaksimalkan Peran False Nine
False nine efektif pada serangan cepat. Karena ruang yang terbuka akan segera ditutup jika terlalu lama tidak dimanfaatkan.
Usahakan ada lebih dari satu pemain dengan tugas penetrasi, yang satu untuk mengeksploitasi ruang yang diciptakan false nine, dan satunya sebagai opsi tambahan. Selalu satu langkah lebih depan!
Siapkan strategi cadangan, musuh yang sudah waspada akan melepaskan false nine. Penyerangan yang sudah terbaca menjadi kurang efektif. Strategi alternatif ini bisa dijalankan di tengah-tengah pertandingan.
Posting Komentar
Posting Komentar